pada zaman dahulu kala, hiduplah seorang pangeran tampan. pangeran itu sedang mencari pembantunya yang hilang entah kemana. petunjuk satu satunya yaitu melalui pasangan sandal jepit yang sangat pas di kaki pembantunya itu.
pangeran mencari pembantunya kemana mana, hingga suatu saat pangeran menemukannya. lalu pangeran memasangkan pasangan sandal itu ke kaki pembantunya. dan tiba tiba.....
tiba tiba pembantu itu berubah menjadi sesosok putri yang cantik jelita. pangeran langsung terpana dan jatuh cinta kepadanya. kemudian pangeran melamar sang putri. akan tetapi, sang putri tidak dengan mudah didapat. ada sebuah syarat yang harus dipenuhi apabila ingin melamar sang putri. yaitu pangeran harus bisa mengambilkan 3 bintang vertikal dalam waktu 3 hari. 3 bintang ini merupakan favorit sang putri. tetapi sang putri baru dua kali saja melihat bintang bintang ini. pangeran merasa syarat ini terlalu mustahil untuk dilaksanakan. karena sang putri iba, dia mengubah syarat itu. syaratnya adalah pangeran harus bisa menemukan 3 bintang vertikal itu dalam waktu 3 hari. syarat ini juga termasuk susah karena saat itu musim hujan dan langit selalu mendung. walau begitu, pangeran tetap berusaha.
waktu 3 hari pun telah berakhir. pangeran tidak dapat menemukan 3 bintang itu krna mendung. jadi pangeran berkata, "wahai putri, sungguh bintang bintang itu telah putri dapatkan sejak lama, mungkin bintang bintang itu tidak putri dapatkan dgn genggaman tangan yang dapat hilang seketika, tapi bintang bintang itu telah putri dpatkan dalam hati putri, yg tak kan pernah hilang tuk selamanya. seperti itu juga cintaku dan sayangku pada putri, tulus dari hati :)".
putri pun menerima lamaran dari pangeran dan mereka langsung memutuskan tanggal yang baik buat pernikahan mereka.
akhirnya pernikahan pun tiba. pernikahan itu tidaklah terlalu mewah. pangeran dan putri hanya merayakannya dengan jalan jalan menggunakan kereta kuda mengelilingi kota. seluruh rakyat terharu dan iri dengan mereka berdua. pada pernikahan tersebut, putri mengenakan gaun indah yang membuatnya sangat istimewa di mata pangeran, tapi pangeran bukanlah melihat dari fisik dalam mencintainya. begitu pula dengan sang putri. mereka berdua pun tertawa bahagia bersama.
dan akhirnya mereka hidup bahagia selamanya di istana hati mereka.
Sabtu, 18 Desember 2010
Cinderella Story
Diposting oleh K. Rani Yuliantari di 04.21
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar